Wednesday, July 25, 2012

Mentalitas VOC

Saya pernah bilang kalo generasi muda Belanda rata-rata nggak ngeh dengan sejarah (gelap) bangsanya. Tapi rupanya ingatan sejarah itu selalu diingat, bahkan masih dipakai dalam percakapan sehari-hari.

Ini mungkin telat banget, tapi ga pa-pa soalnya saya juga baru tau. Jadi ceritanya si Jan Peter Balkenende (yang kemudian jadi PM Belanda) di tahun 2006 pernah bilang tentang VOC mentaliteit, alias mental VOC, tapi dengan konotasi positif, merujuk pada semangat keberanian dan entrepreneurial VOC, sebagai perusahaan pertama dengan saham yang didagangkan, perusahaan saingan Inggris yang pergi ke negeri jauh bahkan ke wilayah Burma untuk mengimpor budak dari burma ke banda, yang dulu kaya rempah-rempah.

Tentu saja ini melahirkan kontroversi. Sejarah VOC, minimal untuk sebagian orang Belanda, bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. Di artikel tentang impor budak dari burma ke banda itu dijelaskan, impor budak tadi karena gubernur jendral VOC saat itu kebanyakan membasmi orang lokal hingga tak ada lagi tenaga kerja di pertanian buat dia - impor budak solusinya. Sekarang VOC mentaliteit ternyata menetap dan suka disebut - untuk merujuk perusahaan yang kerjanya "memeras" habis karyawan (yang sebenernya jarang disini, dan kalau dibandingkan dengan standar di Asia, gak ada apa-apanya).

VOC mentaliteit ini pernah juga dipampangkan besar-besar di pertandingan Belanda, lihat gambarnya di bawah ini yang saya ambil dari sini. Gak tau photoshop atau bukan, tapi imo, kalau dalam bola mungkin konteksnya tepat, mengingatkan tim londo yang jago tapi gak tau kenapa gak punya mental juara, supaya inget bahwa dulu ada VOC yang dengan jumawanya merangsek kemana-mana ke berbagai belahan dunia.


Seru juga kalau Indonesia udah bisa tanding di piala duni terus ketemu belanda. Poster yang nereka bawa mungkin itu: VOC mentaliteit. Suporter Indonesia cukup bawa bambu runcing, dan bermain dengan taktk gerilya. Ga tau kapan sih bisa begitu ngeliat PSSI yang kagak beres-beres.


No comments:

Post a Comment