Friday, November 18, 2011

Mengelola Endowment: Cara Harvard



Kemaren saya ngebahas case study yang menarik di kelas investment: Harvard Management Company (HMC). HMC ini unit usaha Harvard University yang ngelola endowment-nya Harvard. Gila gede banget endowment yang dikelola: 25 billion dollar ajaaaa (di 2009, soale case studynya tahun 2010. Saya tadi googling dan ukuran 2011 sekarang 32 billion. Wuedan).

Saya gak tau apa terjemahan yang tepat untuk endowment dalam Bahasa Indonesia. Menurut freedictionary, endowment adalah  Funds or property donated to an institution, individual, or group as a source of income. Definisi investopedia, "A financial asset donation made to a non-profit group or institution in the form of investment funds or other property that has a stated purpose at the bequest of the donor. Most endowments are designed to keep the principal amount intact while using the investment income from dividends for charitable efforts". Istilah yang mirip yang pernah saya dengar juga akan direncanakan di Indonesia ialah program "Dana Abadi". Kalau gak salah dulu ITB pernah mewacanakannya, tapi saya ga tau tuh udah ada atau belum. 

Berbeda dengan perusahaan manajemen investasi biasa, tiap tahun HMC berkontribusi ke total budget tahunan Harvard. Jadi, ada bagian dari fund-nya, yang dikasih ke Harvard, yang dijaga sekitar 4-6% dari total fund tiap tahun (2009: 1,443 billion). Kontribusi dari endowment ini lumayan juga, tahun 2009, 38% dari total budget Harvard didapat dari kontribusi endowment.

HMC ya kayak perusahaan investasi biasa. Ada CEO, analyst, tim investasi, tim risk management. HMC berinvestasi di semua asset class. Di portofolionya ada saham, yang terbit di Amerika Serikat, di luar negeri, termasuk di emerging market juga di perusahaan-perusahaan privat. Obligasi domestik AS, obligasi di luar negeri, inflation-indexed bonds. Ada juga alternative investment kayak di real estate, hedge fund, fund of fund, "absolute return" (lewat hedge fund atau dikelola internal), termasuk commodities, paper commodities di commodities exchange market ataupun beneran hutan dan lahan tani. Bener-bener terdiversifikasi. Kayaknya yang ga ada cuma ngepet, miara tuyul, dan pesugihan-pesugihan lain, hehehe... Itu juga karena mereka ga kenal. kalau kenal mungkin bakal dicoba, hahaha...

Yang ngelola langsung bukan HMC sendiri, tapi model hybrid. Jadi, 1/3 dikelola tim HMC sendiri, sisanya di-invest di fund-fund lain. Bisa di hedge fund, di private equity, fund of fund, some mutual funds juga. Apa aja dah asal bagus and nguntungin. Again, gak ada yang dikelola tuyul atau nyi blorong. Mungkin karena mereka gak familiar. 

Return-nya? Lumayan. Average annual return-nya per tahun 10.3%. Lho kok kecil? Selama 46 tahun terakhir bro! 10 tahun terakhir ini mereka dapet 8.9%. Lumayan euy, apalagi mengingat tahun jelek 2007-2008. Berdasar benchmark 60% stock-40% bond yang cuma 1.4% selama 46 tahun terakhir, return Harvard jauh banget... Benchmark lain adalah policy portfolio benchmark  (ngebandingin dengan benchmark yang tepat di tiap aset class, dan dikalikan masing-masing proporsinya dalam portofolio harvard). Dengan policy portfolio benchmark ini,  selama 10 tahun terakhir HMC dapet 8.9%, sedangkan policy portfolio benchmark dapet 4.5%. Bagus. Dibandingin TUCS median (median dari performa fund-fund gede - dana pensiun & endowment lain) yang cuma 3.1% - HMC juga lebih bagus. 

Sebenernya taun 2009 portofolio ini shrinking banget - jadi 25.3 billion dari sebelumnya di 2008 mencapai rekor di 36,19 billion. Sekarang 32 billion - lumayan.

Ayo dong ITB mulai dana abadinya kalau belum ada. Banyak kan alumni kaya. Terus dikelola, 5% tiap tahun kasih ke ITB. Sisanya ya di-invest yang bener. In the long run, kontribusinya ke total budget bisa sangat signifikan, kayak Harvard ini. Btw, dulu-dulu kontribusi endowment Harvard ga sebegini banyaknya (ga sampai 38%). Tapi dengan makin dikitnya duit dari pemerintah, sumbangan juga berkurang kalau situasi ekonomi lagi jelek, sementara ga bisa lagi naikin SPP, mau ga mau kontribusi endowment jadi makin gede. Ini bisa jadi alternatif bagus selain terus-menerus naikin SPP dan biaya masuk...

2 comments:

  1. zsagov12:16 PM

    Hi Lucky, ITB sudah buat namanya Ganesha Abadi diluncurkan sejak 13 Mei 2004, fund tersebut dikelola oleh Bahana TCW Investment Management; UI juga punya namanya Makara Prima diluncurkan 4 Nov 2004 dikelola oleh Bahana TCW juga

    ReplyDelete
  2. good ITB dan UI
    Vivat!!!

    ReplyDelete