Friday, November 04, 2005

Maaf Yusuf

Di Al-Qur’an, atau waktu kecil dulu, kita sering diceritakan tentang kedengkian saudara-saudara Yusuf dulu. Berbohong atas Yusuf, membuatnya menderita hebat.

Akhirnya tiba pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui (hehehe, kayak puisinya Gie), ketika Yusuf menjadi menteri di kerajaan Fir’aun sana. Setelah beragam uji coba, mulai dari kedengkian saudara, godaan istri raja, dan fitnah besar hingga dipenjara, Allah memberi nikmat yang sangat pada Yusuf.

Lalu datanglah saudara-saudaranya, pada Yusuf yang sekarang menjadi menteri. Mereka meminta perlindungan dan makanan. Kata Yusuf, bukankah kalian ingat apa yang telah dilakukan pada saudaramu sendiri (pada Yusuf).

Lalu dijawab oleh mereka: bukankah telah lebih banyak yang Allah berikan kepadamu, Yusuf (lebih banyak nikmat yang diterima Yusuf, dibandingkan kesusahan yang kami timbulkan dulu?). Seolah-olah mereka berkata, kenapa enggan memaafkan, bukankah nikmat yang Allah berikan lebih besar dibanding sedikit kemalangan yang mereka timbulkan?

Maka Yusuf melunak, “masuklah ke dalam negeri Mesir, Insya Allah dalam keadaan aman”.

Banyak yang telah saya lakukan dan mencederai hati teman-teman saya…Tapi bukankah nikmat Allah selalu lebih besar dari cedera hati yang saya timbulkan?
Maka saya mohon maaf.

MINAL AIDIN WAL FAIDZIN.
Mohon Maaf Lahir Batin.
Selamat Meraih Kemenangan!

No comments:

Post a Comment