Wednesday, August 31, 2005

Pelatihan Kepemimpinan Putra Sunda, eh, Jawa Barat...

Pelatihan Kepemimpinan Putra Jawa Barat, 22-27 Agustus 2005.
Tadinya namanya bukan ”Putra Jawa Barat”, tapi ”Putra Sunda”. Oke, oke...gak usah sinis gitu. Reaksi pertama saya waktu denger ada kakak angkatan yang ikut itu juga sama: kok segitunya...chauvinis banget...sebegitu parahnya-kah kondisi orang-orang Sunda sekarang...(terus kenapa?). Tapi dengarkan dulu, dan ini bukan pembelaan, hanya sebuah cerita.

Pelatihan ini gratissss abis, dengan fasilitas terjamin (alasan kenapa saya gak keberatan untuk ikutan). Diselenggarakan oleh Gema Jabar (Gerakan Masyarakat Jawa Barat), sebuah organisasi yang didirikan karena kanyaah (rasa kasih sayang) terhadap kesundaan. Kalo kata Ajun, pria yang bertanggungjawab mengajak anak-anak ITB untuk ikutan, ”sekelompok orang kaya (sunda) yang gak tau gimana mau ngebuang uangnya”, jadi rela membuat pelatihan, dengan harapan (seperti kata panitianya), ”mengumpulkan dan menabur benih”.

Kenapa saya ikut? Pragmatis aja: gratis, dan sayang kesempatannya. Kapan lagi? Alasan lain: liburan, setelah 2 bulan ngurusin OSKM. Terus? Lebih kenal budaya Sunda. Saya sendiri gak tau alasan yang mana yang paling jadi motif, tapi yang saya ingat 3 alasan itu.

Setelah ikut...apakah berkesan? Pasti. Karena isi materi di pelatihannya? Mmmm....ini yang rada sulit dijawab. Seluruh materinya gak saya serap, tapi saya refleksikan, alias dipantulkan...gak ada yang masuk ya?he..he...dalam beberapa bagian, ya. Tapi ada kesadaran dan nilai baru yang saya sadari, gara-gara pantulan itu. Ada juga yang bagus sih.

Saya merasa bertanggungjawab untuk menulis apa aja yang saya dapat dari Pelatihan ini, soalnya ini gratis...ya, itung-itung buat pertanggungjawaban ke publik (publik yang mana?). Yang mana aja deh. Ini bentuk pertanggungjawaban ikut menghabiskan uang 100 juta lebih untuk biaya pelatihan ini.

Saya mencatat apa aja yang dialami, dan Insya Allah nanti dipublish disini.

4 comments:

  1. Fajar TI'004:07 PM

    Pertanggungjawaban.. ya baguslah...jadi orang yang bertanggungjawab.Kebetulan saya juga salah satu kakak alumni,setidaknya tau apa ttg pelatihan yang dulu...Memang pertanggungjawaban bisa lewat berbagi wacana...lebih baik lagi ya kalo melalui tindakan...Masa alasannya cuma pragmatis aja..seorang Lucky mah harusnya udah bisa beralasan yg tidak hanya pragmatis...karena wacana ttg pelatihan putra jawa barat itu udah diperoleh dari saya dan ajun.hehe..ya ga Ki? KAtanya Lucky itu orangnya nasionalis...coba jelaskan nasionalime Lucky itu seperti apa? lalu kaitkan dengan Pelatihan Putra Jawa Barat itu...wah saya juga nasionalis...dan terkadang internasionalis...juga alam semesta-is..hehehe...saya juga sadar perilaku saya memang sangat dipengaruhi oleh budaya saya yaitu Budaya Sunda...udah dulu ah kepanjangan..Mangga catatannya dipublish Ki...

    ReplyDelete
  2. raja keren9:21 PM

    >raja\
    >terlepas dari putra apa pun itu

    >gw pengen ngasih tahu
    >dosen matrek sekarang ada bobot absennya he..he..he..

    >putra sunda jg jgn sampai hatrick
    >matrek

    >ha..ha.ha.h.ah.a
    >kemana aja mas seminggu yg lalu
    >tetep asyik!

    ReplyDelete
  3. kalian sesama ahlul-matrek kudu mulai kompak dari skarang...

    ReplyDelete
  4. Anonymous8:49 AM

    Akan ada pertemuan seluruh alumni untuk sharing bersama di hotel cipaku (depan UPI) pada selasa, 26 februari 2012 Jam 1 hingga rabu pagi (Gratis)

    ReplyDelete